Baru-baru ini, sebuah video yang memperlihatkan seorang wanita sedang memaki-maki Polisi Wanita (Polwan) tengah viral di media sosial.
Dikutip dari akun facebook Polda DI Yogyakarta, kejadian itu terjadi di simpang empat DPRD, Sidomulyo Ungaran Semarang, 19 September 2017.
Dalam video terlihat salah seorang Polwan dari satlantas Polres Semarang, Briptu Isma Hari Gusti Dharma mencoba untuk memberi peringatan kepada seorang ibu yang berhenti jauh di depan garis marka lampu merah.
Bukannya merasa bersalah, si ibu malah protes dan memaki-maki Briptu Isma.
Bahkan diakhir video ibu ini mengucapkan kata yang tidak pantas diucapkan, terlebih kepada Polwan yang sedang menjalankan tugas pengaturan jalan di pagi hari.
Waduh, kok malah jadi lebih galakan si ibu ya. Sahabat Dream ingat ya, pihak yang paling rugi atas pelanggaran lalu lintas adalah pengendaranya sendiri. Kecelakaan berawal dari pelanggaran sekecil apapun.
Sebuah video mendadak membuat heboh warga net kota Palembang di Instagram.
Video berdurasi 29 detik ini diduga seorang wanita yang merupakan mahasiswa ternama di Kota Palembang karena ketahuan melakukan perbuatan asusila di dalam mobil.
Namun hingga berita ini diturunkan belum diketahui nama mahasiswi cantik tersebut yang mukanya ditutup saat video direkam.
Berdasarkan berita yang beredar, kejadian ini berlangsung di tempat parkir kampus di Bukit.
Di dalam video tersebut mahasiswi tersebut terlihat hanya menutupi mukanya dengan pakaian yang terlepas.
Dan mahasiswa lain yang mengerebek berusaha menyuruh mahasiswi itu keluar, namun wanita tersebut terus berteriak dengan kata-kata kasar karena malu.
Ketika dikonfirmasi, Wakil Rektor I Unsri, Zainuddin mengatakan kalau dirinya belum mengetahui adanya video dan pengerebekan tersebut.
"Saya belum tahu apakah itu mahasiswa kita atau bukan karena kita masih menyelidikinya," ujarnya.
Ia mengatakan jika benar kalau diduga adalah mahasiswanya maka pihaknya akan mengambil tindakan tegas.
Apabila terbukti mereka adalah mahasiswanya, maka pihaknya akan mengambil tindakan tegas yang berujung DO kepada mahasiswa tersebut.
"Kita selidiki dulu dan semuanya pun kita serahkan pada hukum yang berlaku sebab itu merupakan tindak asusila. Dari kampus juga ada sanksinya, namun saya tidak hafal apa saja sanksinya. Yang jelas, sanksi tertingginya ialah mereka di DO," tegasnya.
Wallahu A'lam, kita sebagai manusia biasa tidak pernah tau apa yang telah direncanakan oleh Allah SWT, kita hanya bisa menyerahkan diri kepada Nya, Dari sebuah peristiwa ini kita dibuat semakin percaya bahwa Allah SWT itu ada, dan sebagai bukti bahwa kitab Suci Al-Qur'an adalah sebagai panutan umat islam, Allah SWT telah menunjukkan keagungan Nya melalui peristiwa ini. Semoga kita semakin mendekatkan diri kepada Nya dan semakin rajin untuk beribadah kepada Nya, selalu membaca Al-Qur'an sekaligus mengamalkan setiap isi-isinya.
Peristiwa nyata ini terjadi saat rumah salah seorang warga terbakar api yang meludeskan seisi rumah, semuanya habis terbakar namun menyisakan sejumlah Al-Qur'an.
Seakan tidak percaya, sebab kebakaran hebat yang menghanguskan rumah dan seisinya, aneh dan heran bercampur kaget ternyata benar ayat-ayat di dalam kitab Al-Qur-an tersebut masih utuh, hanya sampulnya saja yang terlihat hangus.
Padahal dilihat dari kejadiannya sangat mustahil Al-Qur'an tersebut masih utuh, karena seisi rumahnya rata dengan tanah dilahap sijago merah
Bukti kebesaran Allah dan membuktikan kata-kata Nya bahwa dialah yg menurunkan Al-Qur’an dan dia sendiri yang akan menjaganya.
Allah Maha Berkuasa, Allah menyelamatkan Al-Qur'an dan harta mereka bila iya digunakan untuk seharusnya, dan sebagaimana mestinya dengan membacanya dan mengamalkan isi-isinya.
Mukjizat Al-Quran sebagai kalimah Allah yg sangat penting ini masih berdiri dan sering dilupakan dicelah-celah rak buku di rumah kita. banyak debu-debu yang menutupi sampulnya karena kita tidak membukanya sama sekali dan jarang membacanya. Janganlah melalaikan kewajiban untuk membaca Al-Qur'an dan mengamalkan isinya.
Lihat Videonya :
Di dunia lagi Allah telah menunjukkan interaksi, kita dengan Al Quran, Allah menunjukkan kebesarannya dengan peristiwa ini kita bisa mengambil hikmahnya, jika kita membaca, menghafal, dan mengamalkan isi Al-Qur'an maka Allah akan menyelamatkan kita dari api Neraka ... Semoga Allah mengampuni dan merahmati kita. dari segala mara bahaya.
Kejadian tersebut terjadi di Jalan Raden Fatah Gang Hasyim, Kelurahan Sudimara Selatan, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang. 14 /09/17 Pukul 9.30 Pagi. Seorang suami yang tak kuasa menahan cemburu karena ulah istrinya berujung situasi penuh darah. Semua berawal saat sang istri menghadiri reuni SMA, disana dia bertemu dengan mantan pacarnya waktu di sekolah. Sang suami cemburu dan kemarahan nya memuncak saat sang istri kerap di telfon. Terjadilah pertengkaran, hingga sang suami nekat untuk membacok sang istri, saat hendak di lerai oleh anak nya yg berusia 16 tahun malah anaknya ikut di bacok. Kedua korban saat ini sudah di larikan ke Rumah Sakit Bhakti Asih. Akhirnya sang pelaku berhasil di bekuk beberapa jam setelah kejadian. "Mari jadikan kisah Ini buat pembelajaran, teman reuni Kita Bukan seperti dulu, sdh punya keluarga , berkomunikasilah sewajarnya agar tdk menimbulkan kecemburuan pasangannya, Aplgi hingga membuat keretakan rumah tangganya, tdk merasa berdosakah kita bila sampai berujung seperti ini??? Kita lah YG pantas disalahkan" tulis pemilik akun Yuni Rusmini.
Seorang wanita bernama Cindy Clara menderita penyakit yang aneh.
Tidak diketahui jenis penyakit yang diderita wanita yang tinggal di Cimanggis, Depok.
Menurut informasi, Clara telah beberapa kali dibawa ke rumah sakit.
Namun pihak rumah sakit mengatakan jika Clara tidak mengidap penyakit apapun.
Malah disebut-sebut Clara diguna-guna oleh seseorang.
"Udah berpa kali ke RS tp kata dokter dia ga sakit apa apa dan dia pun bilang ini ada yg kirim," tulis Seris Oktariana pada foto yang diunggahnya Kamis (14/9/2017).
Kondisi Clara begitu memprihatinkan.
Tubuhnya berubah menjadi sangat kurus layaknya kulit yang membungkus tulang.
Rambutnya juga seing rontok, terlihat seperti pada foto yang menunjukkan sekumpulan rambut rontok di atas kasur.
Meski begitu Clara masih bisa duduk meski terlihat lemas dan pucat.
Sebuah video yang mempertontonkan empat pelajar SMP ini membuat miris.
Aksi para pelajar ini terekam kamera sedang melakukan perbuatan yang tidak sepantasnya dilakukan oleh pelajar Dalam rekaman itu, siswi perempuan memakai jilbab sedangkan siswa mamakai celana panjang warna biru.
Tanpa malu-malu, mereka berpasangan duduk di belakang sebuah pos kamling.
Yang mengejutkan, mereka berpelukan mesra.
Video ini disiarkan oleh RCTV dan diposting ulang oleh akun Meme Politik Indonesia.
Menurut keterangan dari video tersebut, lokasi pelajar SMP itu berpacaran adalah di belakang sebuah pos kamling.
Lokasi tempatnya tidak disebutkan, namun di wilayah Cirebon
Tidak diketahui asal sekolah pelajar tersebut.
Tapi terlihat sebuah logo sekolah di lengan kiri.
Kedua perempuan tersebut terlihat menyandarkan tubuh mereka ke tubuh laki-laki.
Kedua laki-laki tersebut juga merangkul bahu dan tangan pasangan masing-masing.
Memang tidak dijelaskan siapa yang berhasil mengambil video tersebut.
Tapi yang jelas, kejadian tersebut berlokasi di sekitar Cirebon.
Dan mereka terlihat tak malu-malu memadu kasih di tempat yang terbuka seperti itu.
Bahkan mereka saling mendekatkan wajah satu sama lain.
Melihat hal ini, netizen pun ikut berkomentar.
Dewi Gv: Pake kerudung tapi ko gitu ya? Miris liat nya...jauhkan anak2 ku seperti itu
Andyester Effendy: Malu maluin kota gua aja lu tong tong,otong msih kecil apa bisa sange etdah kids jaman now
Rita Frishka Napitupulu: Waduhhh...anak smp msh alay2 nya bgm pacarannya? Ini cocoknya dikasi judul videonya....di pos kamling
Wayan Redana: Di antara kita mungkin dulu lebih parah. Coba di ingat ingat.
Siti Halimah: Bentar lagi juga hamil, nangis" luuuuu.... Minta tanggung jawab, udah itu kalo engga di aborsi. Naudzubillahimindzalikkkkkk
Deka Putra (24) tak menyesali perbuatannya telah membunuh kekasihnya sendiri Dewi Apriyanti.
Tak adanya rasa penyesalan itu menjadikan hal yang memberatkan bagi jaksa penuntut umum Richard Sembiring untuk menuntut Deka.
"Menuntut terdakwa dengan pidana penjara selama 20 tahun," ujar Richard saat membacakan surat tuntutan di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Rabu (2/8/2017).
Deka dinilai jaksa telah melakukan pembunuhan berencana terhadap Dewi.
Majelis hakim memberikan waktu kepada Deka yang selama menjalani persidangan tak mau didampingi pengacara ini untuk mengajukan pembelaan.
Penawaran majelis hakim yang diketuai Jhony Butar Butar ini, ditolak Deka.
Deka tak mau mengajukan pembelaan baik lisan maupun tulisan. Dengan begitu persidangan akan dilanjutkan pekan depan dengan mendengarkan pembacaan putusan terhadap Deka.
Pihak keluarga Dewi geram melihat Deka.
Mereka ingin mendekati Deka namun ditahan oleh petugas keamanan. "Puas lo ya Deka," kata ibu korban.
Deka membunuh Dewi di kamar kos di Jalan Gama I, Tanjung Senang, pada 2 Maret 2017 lalu. Deka sudah merencanakan pembunuhan itu karena cemburu. Deka menilai Dewi telah berubah karena memiliki kekasih lain.
"Deka berniat membunuh korban agar tidak ada laki-laki lain yang dapat memiliki korban," kata Richard.
Deka menjalankan rencananya dengan menghubungi Dewi berpura-pura ingin memberi uang untuk membeli telepon seluler.
Deka menyuruh Dewi ke kamar kos nya untuk mengambil uang tersebut. Deka meminjam pisau dari tetangga kosnya.
Pisau itu disembunyikan di tumpukan baju. Begitu Dewi tiba, mereka ngobrol di dalam kamar kos.
Dewi meminta uang yang dijanjikan Deka namun tak diberikan dengan alasan belum ada uang. Dewi marah.
Terjadilah keributan antarsepasang kekasih itu.
Saat Dewi mau pergi, Deka menariknya dan mengambil pisau yang ada di tumpukan bantal.
Pisau itu ditikamkan ke punggung Dewi sebanyak dua kali. Dewi tersungkur.
Deka lalu menduduki tubuh Dewi sembari menusuk pisau ke punggung Dewi hingga gagangnya terlepas.
Tak berhenti sampai disitu, Deka mencabut mata pisau dan memasangkan kembali ke gagangnya lalu menikam tubuh Dewi berulangkali.
Setelah merasa puas, Deka pergi dari kamar kos meninggalkan pujaan hatinya yang bersimbah darah. Dewi tewas di tempat
Seorang netizen dengan nama Denay Denlave sontak mengatakan 'Sadis' saat melihat video yang menunjukkan seorang maling dihakimi massa di daerah Bekasi, Selasa (1/8/2017).
Video amatir yang direkam warga masih memperlihatkan pria dengan tubuh penuh api tergeletak di pinggir jalan.
Kulit pria itu tampak gosong dan masih sempat menghembuskan napas setelah dibakar massa, sebelum tewas.Video berdurasi sekitar 1 menit ini kemudian diunggah akun Facebook Lintas Komering.
Berdasarkan informasi yang dituliskan akun tersebut, pria tanpa identitas itu dibakar hidup-hidup oleh massa karena mencuri amplifayer di Masjid.
Kejadian ini terjadi di Kampung Muara, Desa Muara Bakti, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi.
Awal kejadian sebelum dibakar, pelaku saat itu ketahuan mencuri oleh warga dan lari.
Namun oleh warga Kampung Sukatenang bersama warga Kampung Muara Bakti, pencuri itu dikejar.
Pelaku sempat menceburkan diri ke sungai perbatasan antara Kampung Sukatenang ke Kampung Muara Bakti.
Nahasnya, pelaku tidak berhasil kabur karena saat tiba di Kampun Muara Bakti, ia langsung diamuk massa hingga kritis.
Mengenaskannya, tanpa pikir panjang massa tak hanya menghajar tetapi membakar pelaku tanpa rasa belas kasian.
Netizen lain yang melihat video kejadian itu pun langsung berkomentar bermacam-macam selain menganggap hal itu sadis.
Banyak yang menyayangkan kejadian itu terjadi di Indonesia yang notabene negara hukum, hingga menyuruh polisi untuk menghukum massa tersebut.
Ada juga netizen yang menyinggung para koruptor, karena menurut mereka tidak dihukum seadil-adilnya.
Menyayangkan mengapa pencuri barang kecil dihakimi begitu sadis sedangkan koruptor hukumannya ringan.
Risky Radiansyah: "Inalillahi, tega nya orang2. Koruptor tuh yg di bikin gitu jelas makan uang rakyat banyak."
Kiwong: "Astofirulloh. Tak perlu lh smpek sprti itu. Prbuatanya tdk sbrapa.di banding koruptor yg mkn uang rakyat."
Fendik Firman: "Sungguh teganya teganya,,, koruptor saja melalap milyaran cuma di hukum 2 tahun,,,"
Daryant Pratama: "Miris... Sedangkan pelaku korupsi dan pelaku pembacokan!!! Dijamu bagaikan tamu."
Iwan Suhendar: "Pelaku utama pembakaran terhadap pelaku pencurian harus diringkus dan diadili, kalian salah, kalian sadar tdk uang negara dirampok oleh oknum2 pejabat dinegeri kalian diam saja, hal sepele kalian bakar, tgu azab yg akan datang dikampung kalian.. Semoga Allah mengampuni dosa2mu wahai mahluk yg sedang menderita dibakar oleh manusia yg merasa bersih,amin." SUmber : Tribunnews.com